Selasa, 09 November 2021

Twibbon Hari Pahlawan 2021 Ala Nahdlatul Ulama (NU)


Warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin hendaknya juga berbangga diri karena hingga kini ada sembilan tokoh yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Mereka memiliki khidmah yang luar biasa dengan mencurahkan jiwa, raga dan perhatian untuk bangsa, agama dan warga sekitar. 

Tokoh NU Pahlawan Nasional

Dikutip dari NU Online ada 9 Tokoh NU yang menyandang gelar Pahlawan Nasional. Berikut daftar nama dan riwayat singkatnya.  Yuk sambil pilih-pilih Twibbon Hari Pahlawan NU kita baca apa saja jasa Ulama NU dalam meraih gelar pahlawan.

1. KH M Hasyim Asy'ari

Kiai Hasyim atau Mbah Hasyim adalah tokoh utama dan pendiri NU pada 31 Januari 1926.  Salah satu di antara jasanya adalah mengeluarkan Resolusi Jihad direkomendasikan untuk pemerintah RI. Yakni pada 22 Oktober 1945 yang saat ini dijadikan sebagai hari santri.    



Twibbon Hari Pahlawan 2021 Gerakan Pemuda Nahdlatul Ulama (GMNU) - Link Twibbon Klik Disini

2. KH Abdul Wahid Hasyim

KH Abdul Wahid Hasyim adalah putra Hadratussyekh KH Hasyim As’yari. Tercatat sebagai salah seorang anggota Badan Penyidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). 

3. KH Zainul Arifin, Pahlawan Nasional NU 

KH Zainul Arifin, merupakan tokoh NU asal Barus, Sumatera Utara. Keturunan raja-raja Barus. Di antara jasanya adalah pada pembentukan pasukan semi militer Hizbullah. Kemudian menjadi panglimanya. 



Twibbon Hari Pahlawan 2021 Ala Nahdlatul Ulama (NU) 1 -Link Twibbon Klik Disini

4. KH Zainal Musthafa

Sosok KH Zainal Musthafa merupakan tokoh NU dari Tasikmalaya, Jawa Barat dan pernah menjadi salah seorang Wakil Rais Syuriyah. Dirinya merupakan salah seorang kiai yang secara terang-terangan melawan para penjajah Belanda. 

5. KH Idham Chalid

Tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia pada Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda. Juga sebagai Ketua MPR dan Ketua DPR.   



Twibbon Hari Pahlawan 2021 Ala Nahdlatul Ulama (NU) 2 - Link Twibbon Klik Disini

6. KH Abdul Wahab Chasbullah

Mbah Wahab atau Kiai Wahab merupakan salah seorang pendiri NU. Dikenal sebagai pendiri Tashwirul Afkar (pergolakan pemikiran), pendiri Madrasah Nahdlatul Wathan (kebangkitan negeri), pendiri Nahdlatut Tujjar (kebangkitan pedagang). 

7. KH As’ad Syamsul Arifin

KH As’ad Syamsul Arifin salah seorang kiai berperang melawan penjajah. Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Sukorejo, Banyuputih, Situbondo tersebut menjadi pemimpin para pejuang di Situbondo, Jember maupun Bondowoso. 


Twibbon Hari Pahlawan 2021 Ala Nahdlatul Ulama (NU) 3 - Link Twibbon Klik Disini

8. KH Syam’un

KH Syam’un merupakan pengurus NU di Serang, Banten. KH Syam'un selain alim dalam keilmuan, menguasai tiga bahasa asing dan pernah mengajar di Arab Saudi, bergabung dengan kelaskaran. Pernah menjadi perwira tentara sukarela Pembela Tanah Air (PETA). 

9. KH Masykur

KH Masjkur adalah tokoh NU yang pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Di antara kontribusinya adalah ikut terlibat merumuskan Pancasila sebagai dasar negara.



20 Koleksi Twibbon Hari Pahlawan 2021 - Link Twibbon Klik Disini

Mari pasang Twibbon Hari Pahlawan 2021 Ala Nahdlatul Ulama (NU) sebagai terimakasih kita kepada para Ulama NU yang telah ikut serta memerjuangkan Kemerdekaan Indonesia dan mengisi kemerdekaan. 

Twibbon Muktamar NU ke 34 Lampung Tahun 2021



Link Twibbon Muktamar Disini

Cara Pasang Twibbon Hari Pahlawan 2021:

  • Klik link Klik Disini di atas
  • Kemudian klik Pasang Twibbon
  • Lalu Upload foto terbaik anda
  • Kemudian geser-geser sesuai posisi yang pas
  • Kemudian klik selanjutnya lalu anda klik Unduh/Downlod
  • Foto Twibbon tersedia di gadget anda

Cara Membuat Twibbon Hari Pahlawan 2021 Sendiri dengan HP / Andorid:

Anda juga bisa membuat Twibbon Muktamar NU ke 34 Lampung 2021 sendiri menggunakan Aplikasi Andoroid seperti Canva dan Pics Art atau Aplikasi berbasis Komputer/PC seperti corel draw dan photoshop. Kemudian anda tambahkan dengan identitas atau nama komunitas dan lembaga.

Baca Juga: Tutorial Cara Membuat Twibbon dengan HP Android 

Demikian Twibbon Muktamar NU ke 34 Lampung 2021 ke berbagai media sosial yang anda miliki. Seperti favebook, twitter, instagram, whatsapp dan lainnya. Twibbonize adalah filter foto otomatis terbaik dan terkreatif. Dapatkan filter foto gratis selamanya.

Sanad Keilmuan KH. Hasyim Asy'ari (Pendiri NU), Abu Hasan Al-Asy'ari hingga Rasulullah

 


KH. Hasyim Asy'ari (Pendiri NU) & Imam Abu Hasan Al Asy'ari (Aqidah Asy'ariyyah) Punya Sanad yang bersambung sampai Rasulullah SAW:

{Mohon bagi warga Aswaja/NU untuk di save/simpan/di share sanad mulia ini demi terwujudnya "Islam Rahmatan Lil Aalamiin"}

1. Sayyidul Wujud Insanul Kamil Nabi Muhammad Rasulullah SAW

2. Al Imam Sayyidina Ali bin Abi Thalib "Karramallaahu Wajhahu"

3. Muhammad (Putra Sayidina Ali, dari istri kedua Kaulah bin Ja’far)

4. Al Imam Wasil bin Atho’

5. Al Imam Amr bin Ubaid

6. Al Imam Ibrohim Annadhom

7. Al Imam Abu Huzail Al-Alaq

8. Al Imam Abu Hasi Adzuba’i

9. Al Imam Abu Ali Adzuba’i

10. Al Imam Abu Hasan Ala’asyariy (Pendiri Faham “AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH” ASWAJA) 234 Karangannya : Kitab Maqolatul Islamiyin, Al Ibanah, Al Risalah, Al-Luma’, dll

11. Al Imam Abu Abdillah Al Bahily

12. Al Imam Abu Bakar Al Baqilany, karangannya : Kitab At Tamhid, Al Insof, Al bayan, Al Imdad, dll.

13. Al Imam Abdul Malik Imam Haromain Al Juwainy, karangannya : Kitab Lathoiful Isaroh, As Samil, Al Irsyad, Al Arba’in, Al kafiyah, dll

14. Al Imam Hujjatul Islam Abu Hamid  Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al Ghozali. Karangannya : Kitab Ihya Ulumuddin, Misyakatul Anwar, Minhajul Qowim, Minhajul Abidin dll.

15. Abdul hamid Assyeikh Irsani. Karangannya: kitab Al Milal Wannihal, Musoro’atul Fulasifah, dll.

16. Muhammad bin Umar Fakhrur Raazi, Karangannya: Kitab Tafsir Mafatihul Ghoib, Matholibul ‘Aliyah, Mabahisul Masyriqiyah, Al Mahsul Fi Ilmil Usul, dll

17. Abidin Al Izzy, karangannya: Kitab Al Mawaqit Fi Ilmil Kalam.

18. Abu Abdillah Muhammad As Sanusi, Karangannya: Kitab Al Aqidatul Kubro dll.

19. Imam Al Bajury, karangannya: Kitab Jauhar Tauhuid, dll.

20. Imam Ad Dasuqy, karangannya: Kitab Ummul Barohin, dll.

21. Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, karangannya: Kitab Sarah jurumiyah, Sarah Al Fiyah, dll.

22. Ahmad Khotib Sambas Kalimantan, Karangannya : Kitab Fathul ‘Arifin, dll.

23. Muhammad An Nawawi Banten, Karangannya :Syarah Safinatunnaja, Sarah Sulamutaufiq, dll. Yang Mayoritas Ulama Di Indonesia memakai Karangan Syeikh Nawawi Albantaniy sebagai Kitab Rujukan.

24. Syech Mahfudz At-Termasi (mursyid Hadist Budhori matan ke-23),  muridnya al :– Syech Arsyad Al-Banjari - Banjarmasin– Syaikhona Kholil - Bangkalan Madura–Abdul Shomad Al-Palembangi- Palembang

25. KH. Hasyim Asy’Ari (Pendiri NU)

Sejumlah murid yang berhasil dicetak menjadi ulama besar oleh Syaikhona Kholil bangkalan adalah: Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari (Tebu Ireng Jombang), KH. Wahab Hasbullah (Tambak Beras Jombang), KH. Bisri Syansuri (Denanyar Jombang), KH As’ad Syamsul Arifin (Sukorejo Situbondo), Kiai Cholil Harun (Rembang), Kiai Ahmad Shiddiq (Jember), Kiai Hasan (Genggong Probolinggo), Kiai Zaini Mun’im (Paiton Probolinggo), Kiai Abi Sujak (Sumenep), Kiai Toha (Bata-Bata Pamekasan), Kiai Usymuni (Sumenep), Kiai Abdul Karim (Lirboyo Kediri), Kiai Munawir (Krapyak Yogyakarta), Kiai Romli Tamim (Rejoso Jombang), Kiai Abdul Majid (Bata-Bata Pamekasan).

 Dari sekian santri Syaikhona Kholil pada umumnya menjadi pengasuh pesantren dan tokoh NU seperti Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari dan Kiai Wahab Hasbullah. Bahkan Presiden pertama RI Soekarno, juga pernah berguru pada Syaikhona Kholil Bangkalan. Selain berhasil mencetak para santri-santrinya menjadi kiai, Syaikhona Kholil bangkalan adalah salah satu kiai yang menjadi penentu berdirinya organisasi terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama yang disingkat (NU).

Dalam proses pendiriannya para kiai NU tidak sembarangan mendirikan sebuah organisasi, dalam jangka dua tahun Kiai Hasyim Asy’ari melakukan shalat istikharah (minta petunjuk kepada Allah), untuk mendirikan sebuah organisasi yang mewadahi para pengikut ajaran ahlussunnah wal jama’ah.

Meskipun yang melakukan istkharah adalah Hadratus Syaikh KH Hasyim As’ari, akan tetapi petunjuk (isyarah) tersebut tidak jatuh ketangan Kiai Hasyim Asy’ari, melainkan isyarah tersebut melalui Syaikhona Kholil Bangkalan.

 Munculnya isyarah sebuah tongkat dan tasbih yang akan diberikan kepada Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari melalui perantara Kiai As’ad Syamsul Arifin, yang merupakan tanda akan berdirinya sebuah organisasi besar yakni jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU).

Para ulama pendiri NU jelas bukan sembarang ulama. Mereka orang-orang khos yang memiliki kualitas keimanan yang luar biasa di zamannya.

 Salah satu pendiri jam’iyyah Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah, selain pendirian NU kepada kepada KH Hasyim Asy’ari, beliau meminta persetujuan waliyullah tanah Jawa. Yaitu Kanjeng Sunan Ampel.

Mudah-mudahan bermanfaat dunia dan akhirat aamiin aamiin Ya Rabbal Aalamiin...

Wallahu A'lamu bis Showab